5. Inggris (USD 60 juta)
Meskipun menurut UNRWA, Inggris telah mengurangi kontribusi tahunannya kepada UNRWA sejak 2016, negara tersebut juga memperingatkan terhadap pemotongan signifikan dalam pendanaan UNRWA, karena dapat menyebabkan ketidakstabilan lebih lanjut di kawasan serta konsekuensi militer dan strategis.
Baca Juga:
Siaga Perang Gaza: Israel Sudah Siap-Siap Babak Baru Pecah
Menyusul pengumuman Donald Trump untuk menahan dana ke UNRWA, konsulat Inggris di Yerusalem mengeluarkan pernyataan yang memperkuat dukungannya untuk badan PBB tersebut.
6. Arab Saudi (USD 51 juta)
Baca Juga:
Momen Tegang di Kongres FIFA, Palestina Tolak Jabat Tangan Delegasi Israel
Menurut UNRWA tahun 2017, Arab Saudi adalah pendonor terbesar di Timur Tengah untuk UNRWA. Kerajaan telah memberikan sumbangan yang murah hati melalui Dana Saudi untuk Pembangunan, termasuk hibah sebesar USD67 juta untuk pelaksanaan proyek di Gaza, Tepi Barat, dan Yordania.
Sebanyak USD32 juta dari jumlah tersebut akan dialokasikan untuk rekonstruksi, perabotan, dan perlengkapan pusat kesehatan dan sekolah di Tepi Barat.