TAPUT.WAHANANEWS.CO, Siborongborong- Kondisi Pasar Tradisional Sinorongborong, Kabupaten Tapanuli Utar butuh Dirvitalisasi sudah selayaknya mendapatkan perhatian, aspek mendasar seperti perbaikan bangunan, pengelolaan kebersihan, aksesjalan dan fasilitas sanitase. Revitalisasi fisik dan tataruang, perbaikan infrastruktur, jalan becek, los atau kios yang sudah tidak layak pakai, agar trasaksi jual beli aman dan kondusip. Mengelompokkan pedagang jona kering dan jona basah, jadi sirkulasi udarapun baik. Ungkap Lambas, Tokoh masyarakat di Siborongborong. Sabtu (04/07/2026)
Lanjun Lambas. Peningkatan fasilitas umum sanitase dan air bersih. Ketersediaan MCK, Mandi, cuci, kakus yang berfungsi dengan baik, serta saluran pembuangan air limbah yang lancar agar tidak menimbulkan bau busuk. Sistim parkir dan keamanan dan pedagang tidak memakai badan jalan.
Baca Juga:
Mobil Avanza Pengangkut Ganja 112 Paket Tabrakan Dengan Truk di Kecamatan Siborongborong Satres Narkotika Taput Tangkap Dua Pengedar
Pantawan Reporter SIBARAGASNEWS, pada Sabtu 04/07/2026, pukul 10.00 wib menyebutkan keadaanan kondisi bangunan pasar tradisional di kota Siborongborong yang dibanggakan masyarakat Tapanuli Utara itu tampaknya jauh dari perhatian pihak terkait.
Disana sini terlihat sampah pedagang bertumpuk dan berserakan sehingga kesannya jorok apalagi menimbulkan aroma tidak sedap semakin memperparah keadaan dan bahkan menimbulkan warna tidak baik.
Susahnya hari pekan, Selasa, Kamis, Jumat, Sabtu kenderaan tidak bisa melintas dari depan pasar itu diakibatkan hak pengguna jalan sudah diambil pedagang yang bebas menggelar dagangannya sampai menutupi seluruh badan jalan.
Baca Juga:
Bupati Taput Dorong Peserta Pelatihan Furnitur BLK Silangkitang Jadi Wirausaha Mandiri
Kondisi demikian sudah berlangsung lama seakan pihak terkait tidak (mau) mampu menertibkannya agar pasar lebih tampak nyaman, aman dan sehat. Asumsinya, apabila keadaan itu dibiarkan dikhawatirkan kedepan semakin susah atau semakin sulit untuk ditertibkan.
Anehnya lebih ramai pedagang yang berjualan diluar gedung daripada yang berada di dalam Pasar Tradisional Siborongborong yang dibangun pemerintah daerah dengan biaya APBD.
Kepala UPT Dinas Pasar Siborongborong bermarga Halawa, perputaran uang perminggu di Pasar Siborongborong mencapai Rp 3 miliar dan mengenai kondisi pembaangunan mengakui sudah layak untuk perbaikan. Pemerintah melalui Dr Deni P Lumbantoruan, akan segera meninjau, ujarnya singkat.
[Ediror: Eben Ezer S]