TAPUT.SIBARAGASNEWS, Siborongborong - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar kegiatan sosialisasi pembayaran pajak dan retribusi daerah secara non tunai sekaligus implementasi aplikasi Sengkuyung Mobil yang bertempat di terminal Siborong-borong. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Tapanuli Utara dan diikuti oleh seluruh kepala desa se-Kecamatan Siborong-borong.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan penerimaan daerah. Melalui sistem pembayaran non tunai, pemerintah daerah mendorong masyarakat untuk melakukan pembayaran pajak dan retribusi dengan lebih mudah, cepat, aman, serta terdokumentasi secara digital.
Baca Juga:
Revitalisasi SMK Swasta Darma Bakti Siborongborong Hadirkan Harapan Baru bagi Siswa/i
Dalam pemaparannya, perwakilan dari BPKD Kabupaten Tapanuli Utara menjelaskan berbagai mekanisme pembayaran pajak dan retribusi daerah secara non tunai, termasuk pemanfaatan layanan perbankan dan kanal pembayaran digital yang telah disediakan oleh pemerintah daerah. Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai manfaat transaksi non tunai dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan modern.
Pada kesempatan yang sama, BPKD Kabupaten Taput juga memperkenalkan implementasi aplikasi Sengkuyung Mobil sebagai salah satu inovasi digital yang mendukung pelayanan administrasi dan pengelolaan pendapatan daerah. Aplikasi tersebut diharapkan dapat mempermudah koordinasi, pelaporan, serta monitoring berbagai layanan yang berkaitan dengan pemerintahan desa dan pendapatan daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Henry MM Sitompul mengatakan, ini dalam jemput bola pelayanan masyarakat bayar pajak dan retribusi ini pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara merasa bertanggungjawab untuk turun kelapangan langsung menjemput bola ke desa-desa, ke kelurahan dan ke setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara, dalam arti kita menerapkan sistem pelanyanan ini sistem digitalisasi dimana kita lagi tidak menggunakan uang tunai tapi uang digital seperti yang di program kan pemerintah pusat kepada kita.
Baca Juga:
Kementerian Dalam Negeri Bahas Batas Desa di Wilayah Sumatera Utara
Dan ini langkah-langkah yang kita lakukan adalah langkah berkesinambungan. Sementara, kita akan terus bergerak sampai betul menjangkau semua lapisan masyarakat. Dan disi lain, kami juga menghimbau pemerintah kecamatan agar pemerintah desa dan kelurahan nya menghimbau masyarakat nya melalui gereja, mesjid atau rumah ibadah menghayo hayokan membayar pajak dan kita siap turun untuk melayani di tempat yang sudah kita tentukan, seperti hari pekan di siborong-borong.
Masyarakat tidak perlu lagi ke Tarutung cukup saja di kecamatan nya untuk membayar pajak dan distribusi, ujar Sekda Kabupaten Tapanuli Utara. Selasa, (11-08-2026)
[Redaktur: Tohap Simaremare]