TAPUT.SIBARAGAS.NEWS, Siborogborong - Pasca hujan ektrim melanda Kabupaten Tapanuli Utara ( Taput ) dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng ) beberapa hari yang lalu berakibat banjir dan longsor yang cukup memporakporandakan akses jalan, listrik hingga perekoomian hampir lumpuh total. Selain merendam ribuan rumah di berbagai tempat, banjir juga berdampak kepada sektor lainnya. Seperti perekooian, hasil pertanian, kedai nasi dan kedai kopi maupun kedai lainnya, ikut terdampak ujar Bastam Tampubolon, seorang pemilik usaha di Siborongborong, Mingu (30/11/2025)
Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk pengisian bahan bakar di sejumlah SPBU di Taput, Toba, Tobasa, Humbahas langka, terlihat kenderaan roda 2 maupun roda 4 antri dan mengular di SPBU Siborongborong, karena kebutuhan yang mendadak akibat banjir melanda wilayah Tapanuli. Bahkan ada yang berprediksi BBM akan kosong dalam beberapa minggu kedepan.
Baca Juga:
Benarkah 38 Perusahaan Setor Fee 15% Proyek PEN Tahun 2020 ke Pemerintah Taput ? Mantan Bupati (NN) Layak Diperiksa
Pantauan Media SIBARAGASNEWS di sejumlah SPBU di Taput dan sekitar terlihat kenderaan kepadatan dan antrian yang sangat panjang. Selain itu ada juga SPBU yang tutup kehabisan stok BBM karena belum masuk. Seperti SPBU di Silangit, Sipoholon, Tarutung dan Sipahutar.
Demikian juga yang disampaikan salah seorang warga Siborong-borong Marco Sigalingging, bahwa SPBU di Jalan Tarutung-Balige antriannya sangat panjang sehingga pengguna jalan berhati-hati melintas melewati antrian tersebut.
Pantauan di SPBU Siborong-borong, antrian kendraanroda 2 maupun roda 4 masih memanjang hingga ratusan eter, “Namun kita merasa aman dan antrian lancar, sebab ada petugas dari SPBU, Petugas Keopolisian Polsek Siborong-borong,” ujar Marco seorang pelanggan.
Baca Juga:
Kasi Intel Kejaksaan Taput, "Menyimpang dari Kepentingan Masyarakat Tentu Kita Tanggapi Memakai Anggaran Negara"
Pelanggan BBM antrian memanjang di SPBU Siborongborong, pasca banjir bandang dan longsor melanda Tapanuli (30/11)
[Editor: Eben Ezer S]