TAPUT.SIBARAGASNEWS.CO, Siborongborong - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Salah satu sekolah yang merasakan manfaat program tersebut adalah SMK Swast Darma Bakti Siborongborong, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utar, Provinsi Sumatera Utara.
Sebagai satu-satunya sekolah menengah kejuruan di Siborongborong sejak berdiri pada 1964, SMK Swasta Barma Bakti selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan infrastruktur. Berbagai fasilitas sekolah mengalami kerusakan, mulai dari ruang kelas, laboratorium, toilet, hingga instalasi listrik diperbaiki.
Baca Juga:
Wakil Bupati Taput Pimpin Monitoring dan Evaluasi Program Dinas Pertanian, UKM, Koperasi dan Perindustrian
Kepala SMK Swasta Darma Bakti Siborongborong, Sarmawati Simanjuntak mengatakan sekolahnya akhirnya memperoleh bantuan revitalisasi sejak berdirinya SMKSW Darma Bakti beroperasi.
“Puji syukur setelah 62 tahun berdiri, sekolah kami akhirnya mendapat bantuan revitalisasi dengan dana lebih dari Rp 1 M. Kemudian, dana itu diperuntukkan untuk rehabilitasi delapan ruang kelas, ujar Sarmawati dalam keterangan yang diterima Wahana News.Co, Kamis, 06 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, revitalisasi tidak hanya memperbaiki kondisi bangunan sekolah, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan mendukung kegiatan pembelajaran, termasuk praktik siswa.
Baca Juga:
Bupati Taput Kunjungan ke Jakarta, Perjuangkan Pendidikan dan Kesehatan yang Lebih Baik untuk Warganya
Menurut Sarmawati, perubahan fasilitas tersebut turut meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah sehingga jumlah peserta didik baru terus bertambah dalam dua tahun terakhir.
“Hebatnya hasil revitalisasi ini adalah selain mengubah fisik sekolah kami, juga mengubah stigma para orang tua menjadi lebih percaya menyekolahkan anaknya di sini. Dalam dua tahun terakhir kami mendapatkan jumlah murid yang masuk lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya”, paparnya.
Manfaat revitalisasi juga dirasakan para orang tua murid. Maria Nababan mengaku kini lebih yakin menyekolahkan anaknya di SMKSW Darma Bakti Siborongborong karena fasilitas belajar yang semakin memadai.