“Sekarang fasilitas ruang kelas, toilet, dan beberapa lainnya sudah jauh lebih baik. Kami sebagai orang tua tentunya percaya bahwa sekolah bisa menjadi tempat yang bisa mengantarkan putra putri kami meraih masa depannya”, ungkap Maria.
Hal senada disampaikan Alfia Situmorang, siswi kelas XI jurusan Akuntansi. Ia merasa lebih nyaman belajar setelah sekolahnya memiliki berbagai fasilitas baru nantinya.
Baca Juga:
Wakil Bupati Taput Pimpin Monitoring dan Evaluasi Program Dinas Pertanian, UKM, Koperasi dan Perindustrian
“Senang sekali sekarang kedepan ada fasilitas baru di sekolah kami. Kami merasa senang di sekolah. Terima kasih, Pak Presiden dan Pak Menteri,” kata Alfia.
Pemerhati pendidikan Alpa Simanjuntak mengatakan revitalisasi sekolah di wilayah terluar merupakan bagian dari pelaksanaan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh anak Indonesia, termasuk di daerah 3T.
Menurut Alpa, program tersebut menjadi wujud pelaksanaan visi pendidikan bermutu untuk semua melalui penyediaan sarana dan prasarana yang layak serta dukungan fasilitas pembelajaran digital.
Baca Juga:
Bupati Taput Kunjungan ke Jakarta, Perjuangkan Pendidikan dan Kesehatan yang Lebih Baik untuk Warganya
“Semoga seluruh bantuan yang diberikan baik berupa pembangunan sarana prasarana dan peralatan digital menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Pusat dan wujud nyata upaya membangun generasi Indonesia yang hebat, unggul, cerdas, dan berkarakter", ujar Alpa.
Ketua Yayasan SMK Darma Bakti, mengucamkan rasa terimakasih buat Pemerintah Pusat, telah memperhatikan SMA/SMK Swasta ikut mendapatkan revitalisasi bagi SMA/SMK Swasta di Indonesia, guna menopang pertumbuhan pendidikan lebih maju kedepan.
Saya sebagai pemilik Yayasan Darma Bakti Siborongborong, selain revitalisasi dari pemerintah, kami pihak Yayasan telah merenofasi ruang laboratorium, kamar mandi, ruang tamu, toilet, bahkan intlasi listrik ke seluruh fasilitas saranaprasarana, ujarnya.