TAPUT.SIBARAGASNEWS, Siborongborong - Bupati Kabupaten Tapanuli Utara, Jonius Taripar P Hutabarat mengajak ASN mencintai lingkungan. Salah satunya dengan menjaga kebersihan Jalan menuju Bandara Silangit. “Gotong royong menjaga kebersihan lingkungan akan terus digalakkan," tutur Sekda Taput Henry MM Sitompul.
Sehingga Sekda sendiri bersama jajaran turun langsung dalam kegiatan bersih - bersih lingkungan terutama di simpang bandara silangit. Setelah sebelumnya melakukan gotong-royong membersihkan saluran drainase di Desa Pariksabungan menuju bandara silangit, Kecamatan Siborongborong, Jumat (19/06/2026)
Baca Juga:
Bupati Taput Buka Baksos Kesehatan Gigi, Tegaskan Komitmen Cegah Stunting Demi Generasi Emas 2045
Lokasinya gotongroyong, Kecamatan Siborongborong, tepatnya jalan Tarutung, Desa Pariksabungan. Gotong-royong pembersihan saluran irigasi dimulai pukul 08.00 WIB dan melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, warga serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Sekertaris Daerah (Sekda) Taput Henry M.M. Sitompul juga terjun langsung bersama warga bergotong-royong membersihkan sampah di sepanjang jalan Bandara Silangit.
Sekda menyampaikan Pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat merupakan suatu hal yang sangat penting untuk meningkatkan kesadaran bersama terhadap pergeseran arah kebijakan pembangunan pada era reformasi dan otonomi daerah dengan mengedepankan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan, dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
Untuk itu diperlukan semangat kebersamaan dan kegotong-royongan untuk maju yang didukung dengan kesungguhan, ketekunan, keuletan dan kesabaran dari seluruh pelaku pembangunan.
Baca Juga:
Percepatan Pemulihan Pasca Bencana, Pemkab Taput Dampingi Satgas PRR Sumut Tinjau Lokasi Prioritas dan Gelar Rapat Kordinasi
Seiring dengan kemajuan pembangunan dan tingginya tuntutan kebutuhan masyarakat dan ada indikasi menurunya semangat kekeluargaan dan kegotong royongan dikalangan masyarakat termasuk masyarakat pedesaan, Yang berimplikasi menurunnya yang kesadaran dan integrasi sosial, maka diperlukan langka antisipatif untuk memperkuat integrasi sosial melalui pemberdayaan dan pelestarian nilai nilai budaya gotong royong yang telah tumbuh berkembang dan mengakar dalam
kehidupan masyarakat kita sebagai bagian dari nilai budaya bangsa, dengan menggelorakan kembali semangat kegotong-royongan dan keswadayaan masyarakat dalam pembangunan, sebut Sekda.