TAPUT.SIBARAGASNEWS, Tarutung - Para suplayer MBG berunjuk rasa di Taput. Koperasi Produsen Multi Pihak Tumbuh Sejahtera Bersama Petani (MPTSBP) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Tapanuli Utara, Selasa (15/4/2026).
Para Supplier menuntut pencairan dana MBG yang hingga kini belum dibayarkan oleh Erikson Sianipar, padahal uang suplaier telah diambil. Aksi tersebut menjadi puncak kekecewaan para suplier yang mengaku hak mereka tertahan tanpa kejelasan. Massa mendesak Bupati, Kapolres, dan DPRD Tapanuli Utara turun tangan langsung untuk memastikan dana segera dicairkan dari rekening koperasi.
Baca Juga:
Tiga Guru Keracunan MBG di SMP 7 Kota Jambi Tidak Benar, Hanya Kelelahan
Selain itu, demonstran juga menuntut pencopotan Kepala Bank Mandiri Cabang Tarutung yang dinilai tidak kooperatif dalam proses pencairan. Mereka turut meminta pihak bank mengabaikan intervensi pihak tertentu, termasuk Erikson Sianipar, yang disebut-sebut menghambat pencairan dana.
Di tengah aksi, kuasa hukum koperasi, Hotbin Simaremare, mengungkap adanya dugaan penggelapan dana yang berdampak pada tertundanya pembayaran kepada suplier. “Para suplier sudah dimohonkan agar pembayaran ditransfer ke rekening masing-masing, namun pihak bank menolak,” ujarnya.
Wakil Bupati Dr Deni P Lumbantoruan (kiri) dan Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, sepakat terima 10 orang perwakilan guna dialog (15/04).
Baca Juga:
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Monitoring Langsung Harga Pupuk Bersubsidi ke Pasar Tarutung
Ketua Koperasi MPTSBP, Erni Mesalina Hutauruk, juga mengkritik sikap Bank Mandiri yang belum mencairkan dana tersebut. Dia meminta Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara segera melakukan audit terbuka agar persoalan menjadi transparan.
Aksi tersebut akhirnya direspons oleh pemerintah daerah. Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Lumbantoruan, didampingi Kapolres, Sekretaris Daerah, serta perwakilan Bank Mandiri, menerima 10 perwakilan massa untuk berdialog di Aula Mini Kantor Bupati.
Dalam pertemuan itu disepakati bahwa Pemerintah Kabupaten akan memfasilitasi pertemuan lanjutan besok, Kamis (16/4/2026) antara para suplier dan Erikson Sianipar selaku Ketua Pengawas Koperasi.